Jumat, 10 November 2017

Catatan 7


MASIH ADAKAH HARAPAN

Semakin hari semakin terasa rasa sakit dan perih dari sakit yang kuderita ini. Tidak terasa lebih dari 2 tahun sakit ini menggerogoti tubuh ini. Namun saat rasa sakit yang semakin hari semakin bertambah parah terasa diri ini semakin tidak terurus lagi. Keluarga seakan tak da yang peduli. apakah mereka memang tidak tahu atau pura2 tidak mau tahu akan sakit yang semakin parah ini.

Terasa diri ini seperti hidup sebatang kara walau di kelilingi oleh keluarga. Terasa diri seakan sendiri di tengah-tengah keramaian. Kepada siapa lagi harus ku adukan keadaanku ini, adakah sanak keluarga , sahabat, kerabata yang masih mau mendengar dan peduli akan diri ini. Dalam menjalani hari-hari ini terasa seperti sedang menunggu kematian yang akan menjemput. Masihka ada tersisa sebuah harapan dalam menjalani hari-hari ku ini, atau yang ada malah sebuah keputus asaan. Biarlah waktu yang akan menentukan semuanya. Disaat semua family tidak ada lagi yang peduli, hanya padamu ya Allah ku serahkan segala urusanku. Jika memang diri ini sudah tidak ada lagi memiliki tempat di bumi ini, maka segeralah KAU rengkuh jiwa ini menuju ke haribaanMU ya RABBI karena perjumpaan denganMU adalah saat-saat yang paling di nantikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar